Concise Expression in Writing (eliminating redundancy, choosing precise words)
Pada level C2, penutur mahir mampu menyampaikan ide secara jelas dan efektif tanpa bertele-tele. Concise expression berfokus pada pemilihan kata yang tepat, penghapusan pengulangan atau frasa tidak perlu, dan penyusunan kalimat efisien yang tetap mempertahankan makna utuh. Ini sangat penting dalam penulisan akademik, profesional, dan editorial.
Structure:
| Type | Pattern | Example |
|---|---|---|
| Replace phrases with single words | Use of precise verbs/nouns instead of phrasal constructs | Make a decision → decide |
| Avoid redundancy | Eliminate repeated or implied ideas | Each and every → each; return back → return |
| Streamline complex connectors | Replace wordy transitions with concise ones | Due to the fact that → because |
Notes:
- Tulisan yang efektif dan profesional menuntut kejelasan serta keringkasan.
- Hindari frasa umum yang panjang jika tersedia kata padan yang lebih ringkas.
- Gunakan kata kerja aktif dan tepat daripada struktur pasif atau nominalisasi yang tidak perlu.
- Periksa pengulangan makna atau kata yang tidak menambah informasi.
- Concise writing lebih mudah dibaca dan lebih kuat dampaknya, terutama dalam tulisan argumentatif dan analitis.
- Dalam ujian akademik, concise expression dinilai tinggi dalam coherence and cohesion.
Examples:
- Wordy: Due to the fact that → Concise: Because
- Wordy: In the event that → Concise: If
- Wordy: It is important to note that → Concise: Notably
- Wordy: At this point in time → Concise: Currently
- Wordy: Has the ability to → Concise: Can
- Original: She made a decision to leave → Concise: She decided to leave
- Original: The reason is because → Concise: The reason is that
- Original: He is a person who → Concise: He